Langsung ke konten utama

Pamit

Dah paling bener get off from sosmed dulu. Istirahat dulu. Random banget algoritma nya.

Especially tiktok, youtube dan lainnya.


Ngaruh banget ke pola pikir.

Jadinya nyaman terus berkubang untuk scroll-scroll.

Bahkan penelitian nya pun ada banyak. 

"Mengenai bahwa otak yang merasa familiar dengan sesuatu hal maka tidak akan mudah ia melepaskannya."


Memang marketing sosmed udh di design agar pengguna nya "betah".

Lagi lagi apakah ini elit politik global atau internasional(?) wkwkw

Yap Cuan cuan cuan!


Mereka untung!

Sementara, kita stand by in aplikasi mereka. 

Dan kita stuck in here, dengan mental dan pola pikir yang sama. 


And it kills us slowly. 

Membunuh secara perlahan. 


I've been along in here. 

Setan shopee, dan setan lainnya membuat ku menunda-nunda kebaikan, menunda-nunda sholat dan sebagainya. 

I want to enough for this. 


Aku sudah terlalu banyak membuang waktu ku sia-sia


Aku sudah terlalu banyak menyakiti orang lain dengan lisan ku. 

Akhlak ku yang masih buruk. 

Masih bodoh, masih gegabah, masih salah. 


Tapi aku tak mau tenggelam dalam sebuah penyesalan. 

Aku ingin bangkit. 


Karena setan pasti ketawa banget nih kalo lihat gue nyerah dan terpuruk haha! Enak aje lo tan! 🤣


Ternyata ada hikmahnya dibalik mamah sakit. 


Membuatku mau gak mau dipaksa oleh keadaan membuatku dimana aku harus fokus dengan keadaan urusan rumah, urusan RS, urusan aa, kepikiran tugas akhir, kepikiran orang lain, mikirin diri sendiri, bahkan ibadah ritual yang kadang kala, bahkan SERINGKALI terasa berat namun "dipaksakan".

Dengan "maksain ngaji yasin", berdebar2 antara hidup dan mati dengan perbandingan 50:50. 

Maksain diri buat tawakkal, buat ikhlas dengan apapun yang terjadi keadannya. 


Melepaskan KEMELEKATAN ku sebagai manusia dan hanya aku dan Allah didalamnya. 


Melepaskan bahwa gue gapunya apa2. 


Dengan Ga merasa sokkk si paling tersakiti

Si paling menderita,

Si paling paling lainnya dahhhhh


karena Allah PASTI mau kasih buah yang manis. (dan emang beneran manis)


Hanya aku dan Allah. 

Benar-benar aku berusaha untuk sandarkan hanya sama Allah. 

And it made me full. . .



Allah kasih ujian bukannya MIKIR apa salah dan dosaku sayang *malah nyanyi,

Bukannya mikir Eh malah berlarut-larut sedihhhhh terus.


Allah kasih teguran eh malah lanjut part 2.


Allah kasih kemudahan malah gatau diri. 


Allah kasih kesempatan malah keenakan


Allah kasih patah hati ama cowo malah kepikiran, bukannya nyadar diri.

Bahwa Allah Maha Pencemburu.


Allah cemburu kita mikirin cowo.

Allah cemburu kita terlalu mikirin orang tua.

Allah cemburu kita terlalu mikirin teman

Terlalu mikirin orang lain, terlalu mikirin diri sendiri. 


Allah cemburu banget dah pokoknya. 


Emang ye dasar manusia giliran kepepet, kejepit, sakit, kecewa berat baru inget nya Allah dah.

Giliran happy Allah nya malah di kesampingkan.

Astagfirullah akuuuuuuu. 


Meski sakit, capek, lelah, amarah, kecewa, tapi ternyata diposisi "sempit" Ini aku menemukanNya. 

Dan banyak hal2 ajaib yang terjadi yang terasa tidak mungkin menjadi mungkin!


Sehingga kini membuatku sadar. 

Ternyata aku lebih bersyukur diberikan kesempatan rasa "lelah" didalam jalanNya dibanding kan lelah karena maksiat ku sendiri. 


(Maksiat hati, pikiran, lisan, mata) 

Menyelisihi hati, mengutamakan ego, hawa nafsu, sosmed, makanan viral, buang2 uang beli yang ga penting atau bukan prioritas) 


Kalo udh inget mati (orang yang tersayang dan diri sendiri)

Kalo dah inget mati mah ini otak gue  udah gamikirin lagi skincare, ga inget makanan BM, baju yang dah lama di incer, mikirin cucian piring atau lainnya TAPI mikirin gue HARUS apa ya abis ini? šŸ˜‚

Bekel apa ya yang bakal nyelametin diri dan keluarga?

Baik keluarga yang udh meninggal maupun belum.

Apakah diri ini bisa menjadi tabir bagi keluarga ku kelak nanti diakhirat?

(Tabir dari api neraka)



Apakah doa gue berangkat nya mulus, apakah "dosa" gue menghalangi doa gue ga ya? 


Semoga Allah bimbing kita selalu. 


Ni iman meleng dikit, maksiat dikit cepet bener dah jatohnya. 

Yuk ah bangkit lagi,


Allah mau menerima kamu lagi selagi kamu bener-bener mah.


Mari tidak melakukan pembenaran atas dosa-dosa kita di masa lalu. 


Tapi bangkit yuk bahwa kita PANTAS untuk berusaha "menghapus dosa".

Dengan cara berusaha bukan cuma doa aje luuu, Cah!


Semoga tulisan ini bisa menjadi reminder. 

Kini dan nanti. 


Silakan di ambil ibroh atau hikmah nya ya. 

Maafkan untuk apabila tak bersama mu *malah nyanyi

Apabila ada kata-kata yang menyakitkan. 


Jangan lupa take a rest ya people!šŸ‘‹šŸ»


Assalamu'alaikum. 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ayo Syukuri Apa Yang Ada!

Setiap orang pasti punya Masalah. Namun terkadang orang selalu iri apa yg orang lain punya, padahal ia tidak tau bagaimana pengorbanan yg telah dilakukan dan dihadapi oleh orang lain tersebut. Apalagi banyak yang berputus asa mengatakan bahwa hidupnya itu sial. Padahal ia tidak menyadari betapa beruntungnya menjadi dirinya sendiri. Contoh: kata orang miskin, andai Aku seperti si A punya rumah, makan secukupnya saja sudah membuatku senang, dripada aku harus tidur ditempat pembuangan sampah seperti ini. kata si A, andai aku seperti si B punya rumah bagus, bisa makan ke restoran yg diinginkan, bisa jalan2 ke mall.dll. Si B, andai aku bisa seperti si C ibunya seorang fotografer model papan atas yg terkenal, bapaknya produser film, dan punya bisnis di manamana., jadi kalau mau minta apa saja pasti dituruti._. Duh kok belibet gitu ya? Gak ada Puas-puasnya. Dari keinginan yg sederhana sampai yangggg...ingin sempurna kali yak Hadeuhhh pusyingpusinggg... Nah! Intinya kita harus banyak2...

Jemput Hidayahmu!

Mengapa Allāh memberimu hidayah? . Karena Allāh melihat ada kebaikan didalam dirimu. . Hidayah itu adalah hadiah dari Allāh. . Hidayah itu adalah suatu petunjuk dari Allah agar engkau menjadi hamba yg lebih baik. . Dan ternyata itu sangat mudah menyapa mu. . Keluarkanlah sedikit usahamu, niscaya Allah menjemput kesungguhanmu.. . Bukankah Allāh, Tuhanku dan Tuhanmu . Pernah berfirman,dalam hadits qudsi: "Barang siapa yang mendekat pada-Ku sejengkal niscaya Aku akan mendekat padanya sehasta Siapa yang mendekat pada-Ku dengan berjalan Aku akan mendekat padanya dengan berlari.." . Jika tak mampu memulai, maka minimal berdoalah, pintalah pada-Nya. . Lalu, Tunggulah pantulan hidayah itu tidak lama lagi mendatangi mu.. in syaa Allāh.. . by @asih.asiyah | @celotehmuslim

Tips Wajah Berseri!

Bukan jerawat yg menghilangkan wajah berseri. Tapi diri yg tidak berakhlak dan adab yang hilang bisa membuat (hati) rusak. Sebab Akhlak adalah bunga diri kita️ . Untuk bibir yg menarik, ucapkanlah perkataan yang baik... Untuk pipi yg lesung, tebarkanlah senyum ikhlas mu di muka bumi.. Untuk mata indah menawan, lihatlah selalu kebaikan orang lain.. Untuk tubuh yang langsing, sisihkan makanan mu bagi fakir miskin.. Untuk jemari tangan yang lentik menawan, hitunglah dosa dan pujian mu untuk nya.. Insya Allah... . Repost by @ruuhulhubbi | @kartun.muslimah